Kamis, 15 Maret 2018

SMK Bukanlah Sekolah Anak Buangan


Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Gorontalo Idah Syahidah menyebutkan paradigma Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jadi sekolahnya " anak buangan " mesti ditentang.

Menurut dia SMK malah jadi sekolah kejuruan yang konsentrasi mengasah kekuatan serta bakat siswa untuk siap berkompetisi didunia kerja.
Janganlah berasumsi kalau SMK itu tempatnya anak anak buangan karna tidak lulus di SMA favorite. Saya juga lulusan SMK th. 1985 serta saya bangga jadi alumni SMK, " tuturnya waktu buka Lomba Cipta Karya SMK Se Propinsi Gorontalo, Rabu (21/2/2018).

Idah berikan motivasi siswa SMK untuk berlaku bangga dengan apa yang mereka punyai. Terkecuali miliki kekuatan berkompetisi didunia kerja, siswa SMK miliki pengetahuan serta ketrampilan spesial yg tidak dipunyai oleh siswa sekolah beda.

" Siswa SMK miliki potensi dari sisi ciri-khas serta ketrampilan sesuai sama bagian ketrampilan semasing. Potensi ini yang perlu diperkembang untuk membuat suatu hal yang bernilai, " katanya.

Lewat Lomba Cipta Karya SMK, ia mengharapkan bakat serta karya siswa bisa diwadahi serta dihargai. Aktivitas itu berjalan sepanjang tiga hari serta dibarengi oleh 110 siswa dari 55 SMK se Gorontalo.

Lomba yang di gelar Dinas Dikbudpora Propinsi itu dibagi kedalam berapakah kelompok salah satunya karya di bagian pertanian, bagian kesehatan, kemaritiman serta pariwisata.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar