Budaya Belajar Sejak Dini

Jadikan Belajar merupakan Kebutuhan Hidup Bukan Kewajiban.

Budaya Belajar Sejak Dini

Jadikan Belajar merupakan Kebutuhan Hidup Bukan Kewajiban.

Budaya Belajar Sejak Dini

Jadikan Belajar merupakan Kebutuhan Hidup Bukan Kewajiban.

Budaya Belajar Sejak Dini

Jadikan Belajar merupakan Kebutuhan Hidup Bukan Kewajiban.

Budaya Belajar Sejak Dini

Jadikan Belajar merupakan Kebutuhan Hidup Bukan Kewajiban.

Rabu, 14 Februari 2018

Festival Literasi Sekolah Dibuka oleh Mendikbud

Festival Literasi Sekolah Dibuka oleh Mendikbud
Jadi arena perayaan literasi serta menyosialisasikan lebih masif sekali lagi Pergerakan Literasi Sekolah (GLS), Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan (Kemendikbud) mengadakan Festival Literasi Sekolah th. 2017. Festival itu resmi di buka oleh Menteri Pendidikan serta Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, hari ini, di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta. 

“Literasi saat ini jadi perhatian dunia internasional. Kompetensi literasi jadi tolok ukur untuk perkembangan bangsa, serta jadi kunci untuk pengembangan sumber daya manusia. Aktivitas Festival Literasi Sekolah ini mesti selalu dikerjakan. Di ruang ini literasi dirayakan, serta semuanya ikut serta, mari kita merayakan literasi, ” papar Mendikbud pada pembukaan Festival itu. 

Mendikbud menyebutkan, pergerakan literasi ini mesti menyeluruh, komprehensif, serta melibatkan semuanya pemangku kebutuhan. “Gerakan Literasi Sekolah, jadi sisi dari Pergerakan Literasi Nasional, jadi pilar yang begitu perlu karna menaungi siswa serta unit pendidikan. Jumlahnya yang besar serta menyebar sampai lokasi 3T, ” tutur Mendikbud. 

GLS, kata Mendikbud, tidak dapat jalan sendiri. Pergerakan ini mesti didukung serta bergerak dengan pergerakan literasi beda, seperti Pergerakan Indonesia Membaca, serta Pergerakan Literasi Bangsa. “Dengan kolaborasi yang baik, Insya Allah Pergerakan Literasi Nasional bisa merubah muka literasi di Indonesia jadi baik. Kita yaitu bangsa pemenang. Bila kita bisa meningkatkan serta memeliharanya, serta jadikan literasi jadi kendaraan untuk maju, jadi juga akan jadikan Indonesia jadi negara yang maju dari bangsa beda, ” papar Mendikbud. 

Pada saat ini, Direktur Jenderal Pendidikan Basic serta Menengah (Dirjen Dikdasmen) Hamid Muhammad, menyebutkan kalau Festival Literasi Sekolah dikerjakan jadi perayaan literasi, serta pada arena ini semuanya pemangku kebutuhan berkumpul untuk sharing pengalaman praktek paling baik. Diluar itu juga, bertukar info, serta merajut komunikasi. 

Ada lebih dari 30 mata acara yang terjadwal sepanjang tiga hari kedepan proses, salah satunya dialog literasi, kursus literasi, serta peluncuran buku. Acara berjalan di empat ruang berlainan, yakni Panggung Paling utama, Sudut Literasi, Ruangan Serbaguna Perpustakaan, serta Ruangan Teater Perpustakaan Kemendikbud. Beberapa besar acara dikerjakan dengan paralel hingga pengunjung bisa pilih acara sesuai sama minatnya. 

Partisipan yang ikut serta dalam acara ini yaitu Sekolah tahap SD, SMP, SMA, SMK, serta PKLK sharing praktek baik literasi lewat poster serta stan literasi. Pengunjung bisa ajukan pertanyaan tentang program literasi yang digerakkan di sekolah. Ada juga sekitaran 30 partner yang ikut serta meramaikan acara ini diantaranya komune literasi, penerbit, serta instansi internasional berbentuk stan literasi, diskusi, serta kursus. Kami juga meluncurkan tujuh buku literasi yang ditulis oleh anggota Unit Pekerjaan Pergerakan Literasi Sekolah. 

Festival Literasi Sekolah diadakan berbarengan dengan proses lomba literasi tahap SD, SMP, serta SMA. Pada tahap SD, diadakan Animo Sastra Siswa di Bogor pada 26 – 29 Oktober 2017. Acara dibarengi oleh 165 siswa SD. Pada tahap SMP, diadakan Olimpiade Literasi Siswa Nasional di Jakarta pada 26 – 30 Oktober 2017. Acara dibarengi oleh 103 siswa SMP. Pada tahap SMA, di gelar Akademi Remaja Kreatif Indonesia di Bogor, 26 – 31 Oktober 2017. Acara dibarengi oleh 60 siswa SMA. 

“Melalui aktivitas festival serta lomba, kita menginginkan membuat kesadaran pada orang-orang kalau literasi yaitu sisi dari hidup sehari-harinya. Literasi bukanlah barang baru serta tidak eksklusif. Literasi bukan sekedar untuk dirapatkan serta dilombakan, tetapi juga untuk dirayakan. Literasi yaitu kita, ” pungkas Dirjen Hamid.

Sumber: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Senin, 12 Februari 2018

Tuntutan Perubahan Pendidikan Kejuruan

Tuntutan Perubahan Pendidikan Kejuruan 

Perubahan tehnologi menuntut ada perubahan juga pada pendidikan kejuruan, karna sekarang ini tatanan kehidupan biasanya serta tatanan perekonomian pada terutama tengah alami pergeseran paradigma ke arah global. Pergeseran ini juga akan buka kesempatan kerja sama antar Negara makin terbuka serta di sisi 
beda, persaingan perebutan antar Negara makin ketat. Untuk tingkatkan kekuatan persaingan perebutan dalam perdagangan bebas, dibutuhkan rangkaian kemampuan daya saing yang kuat, diantaranya kekuatan manajemen, tehnologi serta sumber daya manusia. Sumber daya manusia adalah sumber daya aktif yang bisa memastikan keberlangsungan hidup serta kemenangan dalam persaingan perebutan satu bangsa. 
Pendidikan mempunyai peranan yang begitu strategis dalam wujudkan sumber daya manusia yang kuat untuk hadapi persaingan perebutan bebas. Termasuk juga pendidikan kejuruan yang mempersiapkan peserta didik atau sumber daya manusia yang mempunyai kekuatan kerja jadi tenaga kerja menengah sesuai sama tuntutan dunia usaha serta dunia industri. Oleh karenanya sesuai sama tuntutan perubahan pendidikan kejuruan, jadi memerlukan pengembangan pendidikan serta kursus kejuruan di SMK untuk masa depan. 
1. Tuntutan peserta didik 
Pendidikan kejuruan mempunyai peranan untuk mempersiapkan peserta didik supaya siap bekerja, baik bekerja dengan mandiri (wiraswasta) ataupun isi lowongan pekerjaan yang ada. SMK jadi satu diantara institusi yang mempersiapkan tenaga kerja, dituntut dapat hasilkan lulusan seperti yang diinginkan dunia kerja. Tenaga kerja yang diperlukan yaitu sumber daya manusia yang mempunyai kompetensi sesuai sama bagian pekerjaannya, mempunyai daya penyesuaian serta daya saing yang tinggi. Atas basic itu, pengembangan kurikulum dalam rencana penyempurnaan pendidikan menengah kejuruan mesti sesuai dengan keadaan serta keperluan dunia kerja. 
Tuntutan peserta didik serta lulusan yang sesuai sama keperluan dunia kerja butuh jadikan sumber pijakan didalam merumuskan maksud pendidikan kejuruan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jadi bentuk unit pendidikan kejuruan seperti ditegaskan dalam keterangan Pasal 15 UU SISDIKNAS, adalah pendidikan menengah yang menyiapkan peserta didik terlebih untuk bekerja dalam bagian spesifik, yang dirumuskan dalam maksud umum serta maksud spesial seperti berikut. 
Maksud Umum : 
a. Tingkatkan keimanan serta ketakwaan peserta didik pada Tuhan Yang Maha Esa 
b. Meningkatkan potensi peserta didik supaya jadi warga Negara yang berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis serta bertanggungjawab. 
c. Meningkatkan potensi peserta didik supaya mempunyai pikiran kebangsaan, mengerti serta menghormati keanekaragaman budaya bangsa Indonesia 
d. Meningkatkan potensi peserta didik supaya mempunyai kepedulian pada lingkungan hidup, dengan dengan aktif ikut pelihara serta melestarikan lingkungan hidup, dan memakai sumber daya alam dengan efisien serta efektif. 
Maksud Spesial : 
a. Mempersiapkan peserta didik supaya jadi manusia produktif, ataupun bekerja mandiri, isi lowongan pekerjaan yang berada di dunia usaha serta industri jadi tenaga tingkat kerja menengah, sesuai sama kompetensi dalam program ketrampilan yang dipilihnya. 
b. Mempersiapkan peserta didik supaya dapat pilih karier, ulet serta gigih dalam bersaing, menyesuaikan di lingkungan kerja, serta meningkatkan sikap profesional dalam bagian ketrampilan yang disukainya. 
c. Membekali peserta didik dengan ilmu dan pengetahuan, tehnologi serta seni, supaya dapat meningkatkan diri di masa datang baik dengan mandiri ataupun lewat tahap pendidikan yang lebih tinggi 
d. Membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi sesuai sama program ketrampilan yang diambil. 
(Disarikan dari Kurikulum SMK Program Ketrampilan Tata Baju, 2004). 

2. Tuntutan menjawab keperluan orang-orang 
Dilihat dari perspektif perubahan keperluan evaluasi serta aksesibilitas duia usaha/industri, sedikitnya tiga dimensi pokok sebagai tantangan untuk SMK, baik dalam konteks regional ataupun nasional, salah satunya : 
a. Implementasi program pendidikan serta kursus mesti fokus pada pendayagunaan potensi sumber daya lokal, sembari memaksimalkan hubungan kerja dengan intensif dengan institusi pasangan 
b. Proses kurikulum mesti berdasar pada pendekatan yang lebih fleksibel sesuai sama tren perubahan serta perkembangan tehnologi supaya kompetensi yang didapat peserta didik sepanjang serta setelah ikuti program diklat, mempunyai daya penyesuaian yang tinggi 
c. Program pendidikan serta kursus seutuhnya mesti bertujuan mastery learning (belajar selesai) dengan melibatkan peranan aktif – partisipatif beberapa stakeholders pendidikan, termasuk juga optimalisasi peranan Pemerintah Daerah untuk merumuskan pemetaan kompetensi ketenagakerjaan di daerahnya jadi input untuk SMK dalam penyelenggaraan diklat berkepanjangan. 
Untuk mencari jalan keluar dari tantangan itu diatas, SMK jadi satu diantara instansi penyelenggara pendidikan serta kursus kejuruan mesti dapat memberi service pendidikan paling baik pada peserta didik meskipun keadaan fasilitasnya begitu bermacam. Seperti di ketahui, kalau investasi serta pembiayaan operasional paling besar yang dikerjakan oleh pemerintah dalam pendidikan kejuruan yaitu pada system SMK. Dengan fenomena ini, apakah SMK masih tetap dibutuhkan? 
Pembukaan serta penutupan satu SMK pada intinya begitu bergantung pada tuntutan keperluan pengembangan sumber daya manusia di lokasi atau daerah setempat. Pembukaan institusi SMK baru begitu bisa saja bila ada tuntutan keperluan sumber daya manusia yang berkaitan dengan peranan serta peranan SMK. Seperti yang dikemukakan Djojonegoro (1998), kalau : “Secara teoritik pendidikan kejuruan begitu dipentingkan karna lebih dari 80 persen tenaga kerja di lapangan kerja yaitu tenaga kerja tingkat menengah ke bawah serta bekasnya kurang dari 20 persen bekerja pada susunan atas. Oleh karenanya, pengembangan pendidikan kejuruan terang adalah hal perlu”. 
Penutupan satu institusi SMK cuma bisa saja bila dengan hukum tidak bisa dipertahankan atau karna ada tuntutan orang-orang yang sekalipun tidak bisa dipertahankan atau dijauhi. Tetapi pada intinya, tak ada argumen untuk tutup SMK sepanjang institusi itu masih tetap bisa menggerakkan peranan serta peranan dan tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku. 
Usaha untuk mempertahan SMK yang bisa menjawab tuntutan keperluan orang-orang, dalam hal semacam ini SMK mesti dapat menggerakkan peranan serta peranannya dengan baik. Dalam menggerakkan peranan serta peranannya itu, jadi pendidikan serta kursus di SMK butuh memerhatikan prinsip-prinsip pendidikan kejuruan yang dikemukakan Prosser (Djojonegoro, 1998) ; seperti berikut : 
a. Pendidikan kejuruan juga akan efektif bila lingkungan di mana siswa dilatih adalah tiruan lingkungan di mana kelak ia juga akan bekerja. 
b. Pendidikan kejuruan yang efisien cuma bisa diberi di mana beberapa pekerjaan latihan dikerjakan lewat cara, alat serta mesin yang sama dengan yang diputuskan ditempat kerja. 
c. Pendidikan kejuruan juga akan efisien bila dia melatih seorang dalam rutinitas berfikir serta bekerja seperti yang dibutuhkan dalam pekerjaan itu sendri 
d. Pendidikan kejuruan juga akan efisien bila dia bisa memampukan tiap-tiap individu memodali minatnya, pengetahuannya serta ketrampilannya pada tingkat yang paling tinggi 
e. Pendidikan kejuruan yang efisien untuk tiap-tiap profesi, jabatan atau pekerjaan cuma bisa diberi pada seorang yang memerlukannya, yang menginginkannya serta yang bisa untung darinya 
f. Pendidikan kejuruan juga akan efisien bila pengalaman latihan untuk membuat rutinitas kerja serta rutinitas berfkir yang benar diulangkan hingga cocok seperti yang dibutuhkan dalam pekerjaan nantinya 
g. Pendidikan kejuruan juga akan efisien bila gurunya sudah memiliki pengalaman yang berhasil dalam aplikasi ketrampilan serta pengetahuan pada operasi serta sistem kerja yang juga akan dikerjakan 
h. Pada tiap-tiap jabatan ada kekuatan minimal yang perlu dimiliki oleh seorang supaya dia tetaplah bisa bekerja pada jabatan tersebut 
i. Pendidikan kejuruan mesti memerhatikan keinginan pasar (memerhatikan sinyal tanda pasar kerja) 
j. Sistem pembinaan rutinitas yang efisien pada siswa juga akan terwujud bila kursus diberi pada pekerjaan yang nyata 
k. Sumber yang bisa diakui untuk ketahui isi kursus disuatu okupasi tersebut 
l. Tiap-tiap okupasi memiliki tanda-tanda isi (body of kontent) yang tidak sama satu dengan yang lainnya 
m. Pendidikan kejuruan juga akan adalah service sosial yang efektif bila sesuai sama keperluan seorang yang memanglah membutuhkan serta memanglah paling efisien bila dikerjakan lewat pengajaran kejuruan 
n. Pendidikan kejuruan juga akan efektif bila cara pengajaran yang dipakai serta hubungan pribadi dengan peserta didik memperhitungkan sifat-sifat peserta didik tersebut 
o. Administrasi pendidikan kejuruan juga akan efektif bila dia luwes serta mengalir dari pada kaku serta terstandar 
p. Pendidikan kejuruan membutuhkan cost spesifik apabila tidak tercukupi jadi pendidikan kejuruan tidak bisa dipaksakan beroperasi. 

3. Tuntutan pengelolaan pendidikan kejuruan 
Tuntutan pengelolaan pada pendidikan kejuruan mesti sesuai sama kebijakan link and match, yakni perubahan dari alur lama yang relatif berupa pendidikan untuk pendidikan ke satu yang lebih jelas, terang serta konkrit jadi pendidikan kejuruan jadi program pengembangan sumber daya manusia. Dimensi pengembangan yang di turunkan dari kebijakan link and match, yakni : 
a. Perubahan dari pendekatan Suplai Driven ke Permintaan Driven 
Dengan deman driven ini menginginkan dunia usaha serta dunia industri atau dunia kerja lebih bertindak didalam memastikan, mendorong serta menggerakkan pendidikan kejuruan, karna mereka yaitu pihak yang lebih mempunyai urusan dari pojok keperluan tenaga kerja. Dalam pengerjaannya, dunia kerja turut berpartisipasi karna sistem pendidikan tersebut lebih menguasai dalam memastikan kwalitas tamatannya, dan dalam pelajari hasil pendidikan itupun dunia kerja turut memastikan agar hasil pendidikan kejuruan itu terjamin serta terarah dengan ukuran dunia kerja. 
Jadi satu diantara bentuk aplikasi prinsip permintaan driven, jadi dalam pengembangan kurikulum SMK mesti lakukan sinkronisasi kurikulum yng direalisasikan dalam program Pendidikan System Ganda (PSG). Dengan lakukan sinkronisasi kurikulum, penyelengaraan evaluasi di SMK diusahakan sedekat mungkin saja dengan keperluan serta keadaan dunia kerja/industri, dan mempunyai relevansi serta fleksibilitas tinggi dengan tuntutan lapangan. Lewat sinkronisasi kurikulum ini, diinginkan sekolah bisa membaca ketrampilan serta performansi apa yang diperlukan dunia usaha atau industri agar bisa dimasuki oleh lulusan SMK. 

b. Perubahan dari pendidikan berbasiskan sekolah (School Based Program) ke system berbasiskan ganda (Dual Based Program) 

Perubahan dari pendidikan berbasiskan sekolah, ke pendidikan berbasiskan ganda sesuai sama kebijakan link and match, menginginkan agar program pendidikan kejuruan itu dikerjakan di dua tempat. Beberapa program pendidikan dikerjakan di sekolah, yakni teori serta praktik basic kejuruan, serta beberapa yang lain dikerjakan didunia kerja, yakni ketrampilan produktif yang didapat lewat prinsip learning by doing. Pendidikan yang dikerjakan lewat sistem bekerja didunia kerja juga akan memberi pengetahuan ketrampilan serta nilai-nilai dunia kerja yang mustahil atau susah didapat di sekolah, diantaranya pembentukan pikiran kualitas, pikiran kelebihan, pikiran pasar, pikiran nilai lebih, serta pembentukan etos kerja. 

c. Perubahan dari jenis pengajaran yang mengajarkan mata-mata pelajaran ke jenis pengajaran berbasiskan kompetensi 

Perubahan ke jenis pengajaran ke berbasiskan kompetensi, punya maksud membimbing sistem pengajaran dengan segera bertujuan pada kompetensi atau beberapa unit kekuatan. Pengajaran berbasiskan kompetensi ini sekalian membutuhkan perubahan paket kurikulum kejuruan kedalam paket berupa paket-paket kompetensi. 

d. Perubahan dari program basic yang sempit (Narrow Based) ke program basic yang mendasar, kuat serta luas (Broad Based) 

Kebijakan link and match menuntut ada pengembangan, menghadap pada pembentukan basic yang mendasar, kuat serta lebih luas. System baru yang berwawasan sumberdaya manusia, berwawasan kualitas serta kelebihan berpedoman prinsip, kalau : mustahil membuat sumberdaya manusia yang berkwalitas serta yang mempunyai kelebihan, bila tidak dengan diawali pembentukan basic yang kuat. Dalam rencana penguatan basic ini, jadi peserta didik butuh di beri bekal basic yang berperan untuk membuat kelebihan, sekalian menyesuaikan pada perubahan IPTEK, dengan menguatkan penguasaan matematika, IPA, Bhs Inggris serta Computer. System baru ini mesti berikan basic yang lebih luas namun kuat serta mendasar, yang sangat mungkin seorang tamatan SMK mempunyai kekuatan beradaptasi pada peluang perubahan pekerjaan. 

e. Perubahan dari system pendidikan resmi yang kaku, ke system yang luwes serta berpedoman prinsip multy entry, multy exit 

Dengan terdapatnya perubahan dari suplai driven ke permintaan driven, dari schools based program ke dual based program, dari jenis pengajaran mata pelajaran ke program berbasiskan kompetensi ; dibutuhkan ada keluwesan yang sangat mungkin proses praktik kerja industri serta proses prinsip multy entry multy exit. Prinsip ini sangat mungkin peserta didik SMK yang sudah mempunyai beberapa unit kekuatan spesifik (karna program pengajarannya berbasiskan kompetensi), memperoleh peluang kerja didunia kerja, jadi peserta didik itu bisa saja meninggalkan sekolah. Serta bila peserta didik itu menginginkan masuk sekolah kembali merampungkan program SMK nya, jadi sekolah mesti buka diri menerimanya, serta bahkan juga menghormati serta mengaku ketrampilan yang didapat peserta didik yang berkaitan dari pengalaman kerjanya. Selain itu, system program berbasiskan ganda juga membutuhkan penyusunan praktik kerja di industri sesuai sama ketentuan kerja yang berlaku di industri yang berbeda dengan ketentuan kalender belajar di sekolah. 

f. Perubahan dari system yg tidak mengaku ketrampilan yang sudah didapat terlebih dulu, ke system yang mengaku ketrampilan yang didapat dari tempat mana serta lewat cara apa pun kompetensi itu didapat (Recognition of prior learning) 

System baru pendidikan kejuruan mesti dapat memberi pernyataan serta penghargaan pada kompetensi yang dipunyai oleh seorang. System ini juga akan berikan motivasi beberapa orang yang telah mempunyai kompetensi spesifik, umpamanya dari pengalaman kerja, berupaya memperoleh pernyataan jadi bekal untuk pendidikan serta kursus berkepanjangan. Untuk ini SMK butuh mempersiapkan diri hingga mempunyai instrument serta kekuatan menguji kompetensi seorang darimana serta lewat cara apa pun kompetensi itu diperoleh.  

g. Perubahan dari pembelahan pada pendidikan dengan kursus kejuruan, ke system baru yang mengintegrasikan pendidikan serta kursus kejuruan dengan terpadu 

Program baru pendidikan yang mengemas pendidikannya berbentuk paket-paket kompetensi kejuruan, juga akan mempermudah pernyataan serta penghargaan pada program kursus kejuruan serta program pendidikan kejuruan. System baru ini membutuhkan standarisasi kompetensi, serta kompetensi yang terstandar itu dapat diraih lewat program pendidikan, program kursus atau bahkan juga dengan pengalaman kerja yang didukung dengan gagasan belajar sendiri. 

h. Perubahan dari system terminal ke system berkelanjutan 
System baru tetaplah menginginkan serta memprioritaskan tamatan SMK segera bekerja, supaya selekasnya jadi tenaga produktif, bisa berikan return atas investasi SMK. System baru juga mengaku banyak tamatan SMK yang mungkin, serta potensi ketrampilan kejuruannya semakin lebih berkembang sekali lagi sesudah bekerja. Pada mereka ini di beri kesempatan untuk meneruskan pendidikannya ke tahap pendidikan yang lebih tinggi (umpamanya program Diploma), lewat satu sistem artikulasi yang mengaku serta menghormati kompetensi yang didapat dari SMK serta dari pengalaman kerja terlebih dulu. 
Untuk memperoleh system artikulasi yang efektif dibutuhkan “program antara” (bridging program) manfaat memantapkan kekuatan basic tamatan SMK yang telah memiliki pengalaman kerja, agar siap meneruskan ke program pendidikan yang lebih tinggi.

Baca Juga : Wisata Kopi

i. Perubahan dari manajemen terpusat ke alur manajemen mandiri (prinsip desentralisasi) 

Alur baru manajemen mandiri ditujukan berikan kesempatan pada provinsi serta bahkan juga sekolah untuk memastikan kebijakan operasional, asal tetaplah merujuk pada kebijakan nasional. Kebijakan nasioanl dibatasi pada beberapa hal yang berbentuk strategis, agar berikan kesempatan untuk beberapa pelaksana di lapangan berimprovisasi serta lakukan inovasi. Sistem pendewasaan SMK butuh diutamakan, untuk menumbuhkan rasa yakin diri sekolah lakukan apa yang baik menurut sekolah, dengan prinsip akuntabilitas (accountability) yang dengan patuh azas memberi penghargaan pada mereka yang layak dihargai, serta menindak mereka yang layak ditindak. 

j. Perubahan dari ketergantungan seutuhnya dari pembiayaan pemerintah pusat, ke swadana dengan subsidi pemerintah pusat 

Searah dengan prinsip permintaan driven, dual based program, pendewasaan manajemen sekolah, serta pengembangan unit produksi sekolah, system baru diinginkan bisa mendorong perkembangan swadana pada SMK, serta tempat tempat dana dari pemerintah pusat berbentuk menolong atau subsidi. System ini diinginkan dapat mendorong SMK berfikir serta berperilaku ekonomis.

Kamis, 25 Januari 2018

INGIN TAU ALUR PIP SMK


Info :
1. Data Calon Penerima Datang dari E-mail yang Di kirim oleh Semasing Sekolah maupun Dinas
2. Direktorat Memvalidasi Data Saran sesuai sama Ketetapan yang Berlaku
3. Direktorat Mengambil keputusan SK Penerima BSM/PIP
4. Direktorat Mengupload Data Penerima BSM/PIP ke Bank Penyalur
5. Bank Penyalur Mendistribusikan Data Penerima BSM/PIP ke Semua Kantor Cabang di Indonesia
6. Bank Penyalur Memberitahukan Pada Pihak Direktorat Kalau BSM/PIP Siap Dicairkan
7. Direktorat Memposting Data Penerima BSM/PIP ke Website
8. Sekolah Mengecek Data Penerima BSM/PIP di Situs Direktorat
9. Siswa Penerima BSM/PIP Datang ke Bank Cabang Semasing Daerah untuk Mencairkan Dana BSM/PIP

Rabu, 17 Januari 2018

Dampak Terlalu Lama Di Depan Komputer

Dampak Terlalu lama di depan komputer

Sekarang ini, computer yaitu tehnologi yg tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Dengan terdapatnya computer, beragam kesibukan manusia bisa dikerjakan secara cepat. Umpamanya saja untuk kerjakan pekerjaan, berkerja dan sebagainya. Karna peranannya yang mengagumkan berikut tehnologi computer terus-terusan diperbarui hingga semakin moderen. Seperti yang bisa diliat kalau computer sudah dimodifikasi supaya bisa dibawa kemana saja serta memiliki ukuran yang lebih sederhana serta praktis. 


Lalu, karna ketergantungan dengan tehnologi yang satu berikut beberapa orang pada akhirnya tidak dapat beranjak dari tempat duduknya dimuka computer. Walau demikian, duduk dimuka computer nyatanya bisa membahayakan kesehatan badan. Apa saja masalah kesehatan yang karena sebab sangat lama duduk dimuka computer Di bawah ini penjelasan singkat tentang hal itu. 

1. Rusaknya pada mata 

Masalah kesehatan yang pertama adalah masalah pada mata. Seperti yang sudah di ketahui kalau computer yang menyala juga akan pancarkan radiasi, serta radiasi berikut yang buat pandangan seorang terganggu. Saat seorang memandang monitor computer sangat lama, masalah mata seperti mata perih, mata merah serta mata berair sangat umum berlangsung. Tapi, bila hal semacam ini terus-menerus dilewatkan, bahaya radiasi computer dapat menyebabkan masalah serius pada mata seperti mata minus. 

2. Masalah tulang belakang 

Saat seorang bekerja dimuka computer kurun waktu yang lama, ia juga akan memposisikan duduknya serileks mungkin saja supaya tidak cepat capek. Walau demikian, kadang-kadang orang yang duduk dengan santai tidak memerhatikan apakah tempat duduk itu benar atau tidak. Bila orang itu tidak duduk dalam tempat yang benar dalam pengetahuan kesehatan, juga akan ada peluang bila orang itu terserang masalah tulang belakang. Kenapa sekian? Hal semacam ini dikarenakan oleh kelirunya tempat duduk seorang dalam periode waktu yang lama juga akan menyebabkan tulang bengkok ke kiri, ke kanan atau membungkuk. Bila hal semacam ini dilewatkan, hal semacam ini bisa membahayakan kesehatan karna kemungkinan syaraf tulang belakang terjepit bertambah. (bacalah juga : langkah melindungi kesehatan tulang) 

3. Kanker usus 

Diluar itu, masalah kesehatan beda yang bisa berlangsung bila duduk dimuka computer sangat lama adalah kanker usus. Menurut riset di Australia, orang yang seringkali duduk dimuka computer sangat lama memiliki kemungkinan kanker usus yang tinggi. Hal semacam ini dikarenakan oleh pasifnya badan saat tengah berada di depan computer hingga kemungkinan kanker usus juga bertambah. 

4. Serangan jantung 

Efek jelek beda dari duduk sangat lama dimuka monitor computer adalah terserang serangan jantung. Dari hasil riset di London, Inggris, duduk dimuka monitor computer kurun waktu yang cukup lama juga akan tingkatkan kemungkinan serangan jantung sekitaran 67%. Hal semacam ini dikarenakan oleh tubuh yang kurang gerak hingga kesibukan jantung bisa terganggu yang dapat menyebabkan serangan jantung. Terlebih yang sudah alami penyakit jantung. 

5. Terjadinya penggumpalan darah 

Kemungkinan beda yang berlangsung pada seorang jika sangat lama duduk dimuka monitor computer yaitu ada penggumpalan darah. Penggumpalan darah ini bisa berlangsung karna badan tidak lakukan pergerakan yang bisa membanti aliran darah jadi normal. Jelaslah kalau penggumpalan darah juga akan begitu beresiko untuk badan sebab bila dilewatkan, gumpalan darah itu bisa menyumbat aliran darah yang dapat mengakibatkan pembuluh darah pecah. Pecahnya pembuluh darah ini begitu beresiko karna dapat mengakibatkan kematian mendadak. 



6. Kegemukan 

Dengan duduk dalam periode waktu yang lama dimuka computer, seorang semakin lebih memiliki resiko memiliki keunggulan berat tubuh atau kegemukan. Kenapa sekian? Dalam hal semacam ini, lemak yang ada pada badan akan tidak dirubah jadi daya bila seorang pasif atau tidak lakukan pergerakan apapun. Akhirnya adalah menumpuknya lemak dibawah susunan kulit yang menyebabkan seorang alami kegemukan. Menurut riset yang sudah dikerjakan, kemungkinan obesitas ini bisa dikurangi cuma dengan berdiri sebagian waktu. 

7. Sakit kepala 

Sakit kepala adalah satu diantara efek jelek yang dikarenakan oleh kesibukan duduk sangat lama dimuka computer. Masalah kesehatan ini adalah masalah yang seringkali dikeluhkan banyaknya orang, serta hal semacam ini karena sinar yang terpancar dari monitor computer. Sinar flourescent dari monitor komputerlah yang mengakibatkan masalah kesehatan yang satu ini berlangsung waktu seorang bekerja dimuka computer dalam periode waktu yang lama. 

8. Terserang radiasi listrik 

Karna piranti computer cuma bisa dioperasikan bila ada listrik, jadi pemakaian listrik tidak bisa dipisahkan dari piranti computer. Lalu, listrik ini juga akan pancarkan radiasi bila dipakai hingga jika seorang bekerja dimuka computer, orang itu pasti juga akan terkena radiasi listrik. 

9. Berkurangnya daya ingat 

Dari hasil riset yang sudah dikerjakan beberapa pakar, bekerja sangat lama dimuka monitor computer bisa turunkan daya ingat. Hasil riset tunjukkan kalau beberapa orang yang bekerja dimuka monitor computer lebih dari 55 jam dalam satu minggu alami penurunan daya ingat bila hal semacam ini dibanding dengan orang yang satu minggu bekerja sepanjang 41 jam dimuka monitor computer. (bacalah juga : penyebabnya gampang lupa) 

Langkah Mencegah Bahaya Duduk Lama di Depan Komputer 
Walau demikian, efek jelek diatas sesungguhnya bisa diatasi atau paling tidak diminimalkan. Dengan lakukan banyak hal tersebut, seorang bisa turunkan kemungkinan masalah kesehatan yang karena oleh kesibukan duduk sangat lama dimuka computer : 



Lapisi monitor computer dengan kaca anti radiasi 
Hal pertama yang bisa dikerjakan adalah dengan melapisi monitor computer dengan kaca anti radiasi. Pemakaian kaca ini memanglah cukup efisien dalam kurangi pancaran radiasi dari computer hingga bisa turunkan kemungkinan masalah mata serta penyebabnya sakit kepala. 

Menggunakan kaca mata anti radiasi 
Langkah beda untuk turunkan kemungkinan masalah mata serta sakit kepala yaitu pemakai computer menggunakan kacamata anti radiasi. Pemakaian kacamata ini bisa dikerjakan sebelumnya pemakai computer duduk dimuka monitor atau dapat pula saat mata telah mulai capek. 

Duduk dengan tempat yang benar 
Tempat tegak yaitu tempat duduk yang benar dimuka computer. Hal ini dapat juga di dukung dengan memakai kursi yang spesial di buat untuk kesehatan tulang belakang. Dengan tempat duduk yang benar, masalah tulang belakang yang karena bahaya duduk sangat lama dimuka monitor computer bisa diminimalkan. 

Lakukan relaksasi 
Duduk dimuka computer sangat lama memanglah melelahkan. Oleh karena itu, bila badan telah merasa kaku atau tegang, kerjakanlah sebagian pergerakan relaksasi seperti pergerakan senam sederhana. Dapat pergerakan berdiri, pergerakan tangan serta kaki diregangkan atau menggerakan kepala seperti yang dikerjakan didalam senam. 

Dari semua keterangan diatas, nyatanya bekerja sangat lama dimuka monitor computer menyebabkan beragam masalah kesehatan. Oleh karena itu, dengan lakukan 4 hal yang bisa meminimalkan masalah itu, seorang sudah pasti juga akan memiliki tubuh yang lebih sehat meskipun seringkali bekerja lama dimuka computer.

Rabu, 15 November 2017

Tahun Ini Hari Guru Nasional Libatkan Seribu Guru

Tahun Ini Hari Guru Nasional Libatkan Seribu Guru
Menyongsong peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2017, Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan (Kemendikbud) juga akan mengadakan rangkaian acara “Pekan Kreatifitas serta Animo Guru serta Tenaga Kependidikan. ” 

Aktivitas itu gagasannya di hadiri seribu guru serta tenaga kependidikan dari semua Indonesia. 

Minggu Kreatifitas serta Animo Guru serta Tenaga Kependidikan berjalan 23 sampai 26 November 2017. Aktivitas ini adalah wahana untuk menuangkan inspirasi, ide, serta mencari jalan keluar atas gosip atau persoalan strategis pendidikan. 

Proses rangkaian aktivitas dibagi pada sebagian tempat serta pembukaan gagasannya dikerjakan ditempat semasing direktorat. 

Aktivitas Hari Guru salah satunya, Simposium Nasional Kepala Sekolah serta Pengawas Sekolah 2017, beragam lomba untuk guru serta tenaga kependidikan, pameran beberapa produk pendidikan serta kebudayaan. 

Pameran itu juga akan dibarengi oleh semua unit paling utama serta partner kerja Kemendikbud. Pameran berjalan sepanjang dua hari, yakni pada 24- 25 November 2017 di Plaza Insan Berprestasi, Gedung Ki Hajar Dewantara, Kantor Kemendikbud. 

Beberapa siswa juga dilibatkan pada peringatan Hari Guru Nasional th. ini. Gagasannya, siswa-siswa SMK juga akan menghadirkan karya terbaiknya waktu panggung hiburan. 

Semua rangkaian Minggu Kreatifitas serta Animo Guru serta Tenaga Kependidikan berlanjut dengan penyerahan penghargaan pada pemenang Lomba Penulisan Naskah untuk Guru Pendidikan Menengah 2017, Lomba Inovasi Pendidikan Ciri-khas Bangsa, serta Lomba Inovasi Evaluasi serta Pengelolaan Unit Pendidikan Pendidikan Anak Umur Awal serta Pendidikan Orang-orang. 

Disamping itu, puncak peringatan Hari Guru Nasional diadakan pada Sabtu (25/11/2017) yang didahului dengan upacara. 

Menteri Pendidikan serta Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dijadwalkan melakukan tindakan jadi pembina upacara. Upacara diawali jam 08. 00 WIB di halaman Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta.

Jumat, 10 November 2017

Guru SD Diajak untuk Aktif dalam Menulis Karya Ilmiah

Guru SD Diajak untuk Aktif dalam Menulis Karya Ilmiah
Pemerintah mendorong beberapa guru pendidikan basic untuk giat menulis karya ilmiah untuk menebarkan inspirasi, ide, dan hasil penelitiannya. 

Karenanya, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Basic Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan (Kemendikbud) mengadakan Seminar Nasional Guru Pendidikan Basic Berprestasi 2017. 

Seminar yang di gelar pada 7 sampai 10 November 2017 di Hotel Kartika Chandra Jakarta itu bertopik “Membangun Guru Pendidikan Basic yang Profesional serta Berkarakter. ” 

Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Basic Anas M. Adam menyebutkan, guru mengemban pekerjaan paling utama mendidik, mengajar, menuntun, mengarahkan, melatih, menilainya, serta mengevaluasi peserta didik. 

Supaya guru bisa melakukan tugasnya dengan baik, ia meneruskan, jadi guru harus tingkatkan kompetensi untuk pengembangan profesinya dan penguatan pendidikan ciri-khas. 

Menurutnya, pengembangan keprofesian guru bisa dikerjakan lewat beragam langkah. Satu diantaranya dengan melatih kekuatan menulis karya ilmiah. 

Direktorat Jenderal Guru serta Tenaga Kependidikan Kemendikbud membuat seminar nasional untuk untuk mempublikasikan karya ilmiah beberapa guru pendidikan basic. 

“Karya ilmiah beberapa guru butuh dipublikasikan pada khalayak lewat Seminar Nasional Pendidikan Basic 2017, ” kata Anas dalam tayangan pers, Jumat (10/11/2017). 

Seminar yang dibarengi 240 orang guru dari 29 daerah itu adalah satu diantara langkah untuk menyebabkan kreatifitas serta jadi fasilitas untuk berinovasi untuk guru. 

Mengenai subtema yang bisa diambil beberapa guru yakni pengembangan karier guru, pengembangan kompetensi guru, penguatan pendidikan ciri-khas, penambahan kualitas evaluasi, pengembangan literasi basic, pedagogik literasi digital, evaluasi berbantuan tehnologi info, evaluasi tehnologi digital bergerak (mobile learning), perlindungan guru, dan pengembangan ketrampilan era 21. 

Subtema itu di tawarkan sesuai sama kondisi serta keadaan orang-orang terbaru, terutama didunia pendidikan. 

Pedagogik literasi digital 


Beberapa besar guru pilih subtema penambahan kualitas evaluasi. Sesaat, subtema pedagogik literasi digital paling sedikit diambil. 

Walau sebenarnya, Menteri Pendidikan serta Kebudayaan Muhadjir Effendy mendorong orang-orang untuk melek literasi digital. Maksudnya, internet bisa jadi fasilitas yang positif untuk orang-orang. 

" Penekanannya tidak cuma apa atau bagaimana alat-alat tehnologi info serta komunikasi, internet, sosial media itu dipakai, namun untuk apa? Serta itu yang terutama, " tutur Muhadjir, Jumat (3/2/2017). 

Muhadjir siap ikut serta dalam proses literasi digital serta bersedia bekerja sama juga dengan Kementerian Komunikasi serta Informatika. 

Menurutnya, dunia maya sekarang ini makin dipenuhi content berbau berita bohong, ujaran kebencian serta radikalisme, bahkan juga beberapa praktek penipuan. 

Kehadiran content negatif yang mengakibatkan kerusakan ekosistem digital itu cuma dapat ditangkal dengan membuat kesadaran semasing individu. 

Dengan terdapatnya kesadaran itu diinginkan orang-orang dapat membuat beberapa content positif yang mendorong produktivitas.

Selasa, 31 Oktober 2017

Guna Tanamkan Sikap Toleran di Masyarakat Perlu Adanya Edukasi

Guna Tanamkan Sikap Toleran di Masyarakat Perlu Adanya Edukasi
Staf Spesial Menteri Pendidikan serta Kebudayaan Fajar Riza Ul Haq kembali mengutamakan perlunya pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai kebudayaan Indonesia. 

Fajar mengajak semua unsur pendidikan, dari mulai institusi, sivitas akademika, serta semua pemangku kebutuhan (stakeholders) pendidikan Tanah Air untuk mengerti peranan perlu itu. 

Menurut Fajar, ada dinamika global yg tidak dapat dijauhi, yaitu pertemuan nilai-nilai kebudayaan antar-bangsa serta peradaban, yang semestinya dipahami dalam konteks dialog serta sama-sama memperkaya, bukanlah berbenturan atau bahkan juga sama-sama berkonflik. 

“Indonesia yang berkebudayaan hari ini mesti memprioritaskan nilai-nilai budaya perkembangan, keterbukaan, toleransi, solidaritas sosial, usaha keras, serta meritokrasi berdasar pada prinsip-prinsip keadilan serta kemanusiaan, " ucapnya dalam seminar yang di gelar di aula STKIP Muhammadiyah Bogor, Selasa (31/10/2017). 

" Hal semacam ini makin relevan di waktu umum kita dibelah oleh gosip pribumi serta nonpribumi, dan ancaman perpecahan yang menghantui bersamaan mengerasnya jati diri keagamaan dalam pilihan politik, ” tutur Fajar. 

Di sinilah pekerjaan besar dunia pendidikan yang menurut Fajar adalah fasilitas paling ampuh dalam mentransformasikan nilai-nilai kebudayaan yang berkarakter perkembangan. 

“Institusi pendidikan yang berkemajuan lahir dari imajinasi Indonesia yang berkebudayaan serta menyangga budaya perkembangan, ” ucap Fajar. 

Mengingat histori serta budaya 


Dalam seminar “Peningkatan Kualitas Pendidikan serta Penguatan Nilai Kebudayaan untuk Indonesia Berkemajuan”, Fajar mengemukakan kalau Indonesia sebenarnya mempunyai perjalanan budaya yang panjang. 

“Jauh sebelumnya Indonesia merdeka pada th. 1945, beragam unsur peradaban dunia sudah datang, tumbuh berkembang, berpadu, serta bersenyawa dengan unsur-unsur kebudayaan, termasuk juga system kepercayaan, yang sudah lama berada di nusantara, ” tutur Fajar. 

Fajar menyatakan, membuat Indonesia berkebudayaan tidaklah project yang juga akan berhenti di satu titik serta bukanlah juga sistem statis yang ajek. Perjalanan berikut yang lalu jadikan Indonesia jadi satu negeri yang semestinya mempunyai jati diri terbuka, kosmopolit, adaptif, serta memprioritaskan serasi. 

Karenanya, Fajar tawarkan pentingnya membaca ulang Indonesia jadi bangsa yang berkebudayaan ketika bangsa ini masuk gejolak era ke-21. 

Seminar yang dihelat oleh STKIP Muhammadiyah Bogor itu juga di hadiri oleh pembicara Koordinator Kopertis Lokasi IV Jawa Barat Prof Dr Uman Suherman, AS, MPd, serta Ketua STIKIP Muhammadiyah Bogor Yusfitriadi, MPd.