Senin, 30 Oktober 2017

Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza Digelar Guna Memperingati Hari Sumpah Pemuda

Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza Digelar Guna Memperingati Hari Sumpah Pemuda
Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati tiap-tiap 28 Oktober, Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan (Kemendikbud) mengadakan Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza. Sejumlah 300 orang alumni Gita Bahana Nusantara tampak memukau di Aula Simfonia Jakarta, Sabtu siang (28/10/2017). Mereka membawakan tujuh lagu, yakni Bangun Pemuda-Pemudi, Bendera, Pancasila Tempat tinggal Kita, Indonesia Jaya, Medley Nusantara, Indonesia Raya Tiga Stanza, serta ditutup dengan Bagimu Negeri. 

Dalam Medley Nusantara, lagu daerah yang dibawakan diantaranya Bungong Jeumpa dari Aceh serta Bolelebo dari Nusa Tenggara Timur. Alumni Gita Bahana Nusantara yang tampak dalam Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza terbagi dalam tim gabungan nada (226 orang) serta tim orkestra (74 orang). Mereka di pimpin oleh Sapta Ksvara Kusbini jadi konduktor. Sapta Kusbini adalah putra ke-7 pakar musik Indonesia, Kusbini. Tampilan mereka disemarakkan juga oleh Virzha Idol serta Nowela Idol yang tampak dalam lagu Pancasila Tempat tinggal Kita serta Bendera. 

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan serta Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mendorong supaya selalu dikerjakan sosialisasi lagu Indonesia Raya Tiga Stanza untuk melindungi keanekaragaman Indonesia yang begitu mengagumkan jumlahnya. “Pilihan yang pas yaitu dengan menanamkan rasa cinta Tanah Air mulai sejak awal terus-terusan, ” katanya. Ia juga mengajak orang-orang mengetahui kembali lagu Indonesia Raya dengan utuh serta lengkap lewat situs laguindonesiaraya. id. Lewat situs itu, ada macam versus lagu Indonesia Raya, baik versus unisono, piano, simponi, serasi serta fanfare yang bisa didownload serta dipakai. 

Disamping itu, Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan kalau aktivitas ini jadi langkah yang baik untuk mengingatkan kembali perjalanan panjang lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang di ciptakan oleh W. R Supratman. Terlebih banyak yang belum juga ketahui serta hapal benar lirik lagu Indonesia Raya tiga stanza, hingga acara ini dipandang jadi momentum pas dalam menyosialisasikannya. 

“Mungkin banyak dari yang belum juga mengerti lagu kebangsaan kita terbagi dalam tiga stanza, karna punya kebiasaan menyanyikan satu stanza, ” katanya. 

Ada dua landasan hukum yang kuat mengenai Lagu Kebangsaan Indoensia Raya, yakni Undang-Undang Nomor 24 Th. 2009 mengenai Bendera, Bhs, serta Simbol Negara, serta Peraruran Pemerintah Nomor 44 Th. 1958. Berdasar pada dua landasan hukum itu, tampak kalau lagu kebangsaan begitu perlu dalam rencana penguatan rasa nasionalisme serta cinta tanah air. Dalam konteks penguatan pendidikan ciri-khas bangsa, lagu Indonesia Raya juga mempunyai arti yang begitu perlu. 

Lewat Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza, diinginkan lagu kebangsaan Indonesia Raya Tiga Stanza tersosialisasikan dengan baik, hingga dapat menumbuhkan rasa cinta pada Tanah Air, bisa menghormati ketidaksamaan, memupuk rasa kebersamaan di kelompok generasi muda supaya dapat memperkuat jati diri serta membuat ciri-khas bangsa.

Sumber: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar