Kamis, 08 Maret 2018

Karier Cerah, Kompetensi Sekolah Kejuruan Geomatika Ditingkatkan


Pemerintah juga akan tingkatkan kompetensi siswa sekolah menengah kejuruan di bagian geomatika yang terkait dengan survey serta pengukuran. 

Usaha ini dikerjakan dengan terdapatnya kerja sama yang dikerjakan lewat nota kesepahaman pada Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan (Kemendikbud) serta Kementerian Agraria serta Tata Ruangan/Tubuh Pertanahan Nasional (ATR/BPN). 

Direktur Pengukuran serta Pemetaan Basic, Direktorat Jenderal Infrastruktur Keagrariaan Kementerian ATR/BPN Agus Wahyudi Kushendratno menyebutkan kalau kurikulum SMK mesti dirubah untuk penuhi kwalifikasi jadi asisten surveyor kadaster (ASK). 

“Dalam saat yang tidaklah terlalu lama, tenaga ASK selekasnya bisa dipenuhi oleh lulusan SMK. Tetapi untuk kebutuhan periode panjang, kurikulum SMK mesti senantiasa diperbaharui dengan kebijakan serta tehnologi geomatika yang baru, ” katanya, seperti diambil dari situs resmi Kemendikbud, Senin (19/2/2018). 

Diluar itu, cara barusan dapat juga menjanjikan tahap karir di bagian survey serta pengukuran. Pasalnya, keperluan tenaga survey pertanahan di Indonesia menekan. Terlebih, keperluan tenaga ASK di Tanah Air baru tercukupi sekitaran 60%. 

M. Bakrun, Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud, mengharapkan dengan terdapatnya kerja sama ini, alumni SMK dapat bekerja dengan profesional serta siap untuk turun dalam dunia usaha serta dunia kerja (DUDI). Alumni, sambungnya, dapat jadi tuntutan untuk survey pertanahan. 

Pasalnya, sampai sekarang ini masih tetap ada masalah berkaitan dengan minimnya tenaga pengajar bagian geomatika. Perguruan tinggi pendidikan itu juga tak ada yang cetak guru spesial untuk survey. 

“Bahkan sebagian guru yang saat ini mengajar di jurusan geomatika ini dari tehnik bangunan atau geodesi, ” tambah Bakrun. 

Mengenai, dalam nota kesepahaman ini ke-2 kementerian menyetujui banyak hal, salah satunya yaitu penyiapan tenaga ASK, penambahan kompetensi bagian geomatika untuk tenaga pengajar, serta pengembangan kurikulum berkaitan dengan bagian geomatika. 

Disamping itu, penyesuaian dan pengembangan kurikulum SMK juga akan dikerjakan sampai pengaturan modul-modul evaluasi. Dengan hal tersebut, kekuatan beberapa siswa SMK yang dipersyaratkan jadi tenaga ASK bisa dipenuhi.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar