Kamis, 10 Agustus 2017

Menginginkan Studi ke Inggris? Ini Cost IELTS 2017 

 Mempunyai sertifikat International English Sistem Test (IELTS) dengan standard score spesifik jadi satu diantara prasyarat harus, bila merencanakan meneruskan studi ke luar negeri. 

Jadi tes yang disadari di lebih dari 10 ribu organisasi yang mencakup kampus, perusahaan swasta, serta otoritas imigrasi di semua dunia, IELTS disebut-sebut mempunyai kelebihan sendiri. Hal semacam ini buat harga untuk 1x tes, dengan sertifikat yang berlaku sepanjang dua th. termasuk mahal. 

Di Indonesia, ada beberapa penyelenggara IELTS, sebagian salah satunya British Council, IALF, serta IDP. Dalam website resmi British Council, cost IELTS untuk keperluan studi di Inggris serta imigrasi periode th. 2017, dibanderol dengan harga Rp3, 46 juta. 

Harga yang sekian, pasti termasuk cukuplah mahal untuk warga Jakarta dengan Gaji Minimal Propinsi (UMP) cuma Rp3, 35 juta. Akhirnya, IELTS menurut pandangan beberapa orang-orang spesifik cuma untuk orang-orang kelas menengah. 

Menyikapi hal tersebut, Farida Limbong, Senior Business Development Manager (Examinations Services) British Council Indonesia, mengatakan kalau IELTS mempunyai standard tes spesial yang berlainan dengan tes beda. 

" Karna IELTS tidak seperti tes beda yang cuma dipakai bila ingin mendaftar sekolah didalam negeri, namun tes IELTS yang juga akan merubah hidup diluar negeri serta tes ini yang memiliki tingkat sekuriti tertinggi serta kami mempunyai administrasi sendiri serta itu yang mengakibatkan (cost) cukup tinggi, " kata Farida waktu didapati di kantornya. 

Sesaat Mark Walker sebagai Regional Director British Council East Asia memberikan kalau tes IELTS mempunyai akurasi tes yang begitu tinggi. Selain itu, untuk pembuatan satu masalah tes, memerlukan saat yg tidak sebentar. 

" Satu diantara argumennya ini memiliki akurasi tes yang tinggi. Dalam buat tes itu memerlukan sistem jadi contoh satu masalah tes perlu saat dua th. untuk membuatnya, " kata dia. 

Meski biayanya mahal, tetapi jumlah yang turut tes ini bertambah penting sepanjang satu tahun lebih terakhir. Paul Smith, Direktur British Council Indonesia menyebutkan, jumlah peserta tes IELTS pada th. 2016 alami penambahan sebesar 21 % dari th. terlebih dulu. 

Penambahan itu satu diantaranya bersamaan dengan meningkatnya ketertarikan pelajar Indonesia meneruskan studi ke luar negeri. Dia meneruskan, trend ini juga akan beresiko positif pada ambisi ekonomi Indonesia di masa depan karna generasi muda Indonesia juga akan memperoleh pengetahuan profesional dan kekuatan serta pengalaman internasional yang berguna saat kembali pada Tanah Air.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar