Kamis, 10 Agustus 2017

Bupati Tangerang : Ketentuan PPDB Mesti Dilihat Ulang 

 Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar memohon Ketentuan Menteri Pendidikan serta Kebudayaan No 17/2017 mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru, atau PPDB dilihat ulang. 

Zaki menilainya Permendibud itu menyebabkan masalah serta problem, terlebih di beberapa daerah seperti Tangerang. 



" Kita tetaplah memakai Permendikbud itu, meskipun ada surat edaran baru. Serta, itu semuanya kelak kita saksikan hasil besok, kurang lebih apa sekali lagi yang dapat kita kerjakan. Saat ini, sangat terpaksa kita lakoni itu semuanya. Meskipun dengan beragam jenis masalah serta problem, buat kita yang di daerah problem jadi cukup besar, " kata Zaki di Kantor Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, Selasa 11 Juli 2017. 

Problem yang diakibatkan, lanjut Zaki, seperti nilai yang ditukar jadi system zone paling dekat. Hingga, pihak sekolah tidaklah perlu sekali lagi lihat nilai calon siswanya. 

" Kemudian problem yang lain yaitu yang semula satu kelas dapat menyimpan 38 siswa, saat ini dibatasi jadi 32. Serta, itu jadi problem buat kita, karna semuanya menyusut. Sebab, rasio anak SD yang lulus serta SMP yang dapat menyimpan itu saja masih tetap jomplang, " terang Zaki. 

Zaki menerangkan, hingga sekarang ini langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang masih tetap menanti surat balasan dari Kementerian Pendidikan serta Kebuadayaan. 

" Sepanjang belumlah ada balasan dari Kemendikbud, kita tidak dapat ambil langkah apa pun, karna nanti juga akan menyebabkan problem baru, ” ucapnya sekali lagi. 

Untuk di ketahui, jumlah SMP Negeri yang berada di Kabupaten Tangerang cuma sejumlah 70 sekolah. Sedang lulusan SD menjangkau 50 ribu serta daya tampung cuma sekitaran 30 ribu.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar