Rabu, 09 Agustus 2017

Anang Hermansyah : Bagus Ide Full Day School Dibatalkan 

 Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PAN, Anang Hermansyah menyongsong baik sikap Mendikbud Muhadjir Effendy yang menarik gagasan program full day school. Sebab menurut dia, tiap-tiap inspirasi serta ide mesti berdasarkan pada peta masalah pendidikan di Indonesia. 

" Saya mengapresiasi sikap Mendikbud yang menarik wacana full day school itu. Karna memanglah dengan filosofis serta praksis, ide itu punya masalah, " kata Anang dalam info tertulisnya, Rabu, 10 Agustus 2016. 

Ia menyebutkan, inspirasi full day school malah tunjukkan ketidakpahaman Mendikbud masalah demografi pendidikan di Indonesia. Menurutnya, menteri tidak memahami kompleksitas problem pendidikan di Tanah Air seperti masalah kesenjangan yang mengagumkan antardaerah. 

" Kesenjangan pendidikan mulai masalah sarana infrastruktur, sarana penunjang sampai sumber daya tenaga pengajar jadi satu diantara sulitnya ide full day school terwujud, " kata Anang. 

Terlebih hingga sekarang ini Anang mengatakan ada 10. 985 desa yang belum juga mempunyai SD. Harusnya, lanjut suami penyanyi Ashanty itu, Mendikbud memutar otak masalah ini dari pada melempar wacana yg tidak produktif ke umum. 

Anang merekomendasikan tambah baik Mendikbud menindaklanjuti masalah Kurikulum 2013 (K-13) yang di masa Anies Baswedan tidak selesai. Visi misi Presiden Jokowi lewat Nawa Cita di bagian pendidikan di akomodasi lewat K-13. 

" Janganlah mencari sensasi yang tidaklah perlu. Tambah baik merampungkan pekerjaan tempat tinggal yang menumpuk dimuka mata, " katanya menyatakan. 

Ia juga memohon supaya Mendikbud mempunyai perhatian yang serius pada Pendidikan Anak Umur Awal (PAUD), mulai masalah infrastruktur serta SDM. Menurut Anang, PAUD jadi pintu masuk negara untuk lakukan investasi sumber daya manusia yang unggul. 

" PAUD mesti jadi perhatian serius, negara-negara maju membagikan biaya dengan serius untuk mengurusi PAUD. Menteri harusnya mempunyai perhatian serius masalah PAUD ini. " 

Terlebih dulu, Mendikbud Muhadjir Effendy menimbulkan wacana sekolah dengan system full day school atau selama seharian. Dia menilainya system itu positif terutama untuk orang-orang perkotaan. Tetapi, sesudah memetik memprotes dari banyak kelompok di orang-orang, wacana itu dibatalkan.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar