Selasa, 08 Agustus 2017

28 Perusahaan Katering Haji Siapkan Ayam Sampai Ikan Teri

 Seksi pelayanan katering jemaah haji wilayah kerja Mekah melakukan peninjauan kedua ke perusahaan katering yang mendapat jatah menyediakan makan jemaah yang akan berada di Kota Mekah. Peninjauan dilakukan tim sejak Senin pagi, 31 Juli 2017.

Dua perusahaan katering yamg ditinjau adalah Al Salami yang akan melayani 5.000 jemaah dan perusahaan katering Sofaraa Altamyoz yang akan memberikan pelayanan konsumsi kepada 7.000 jemaah.


 
Dalam peninjauan ini, tim yang dipimpin Kasie Katering Mekah Evy Nuryana memeriksa kesiapan dapur, bahan makanan dan juga juru masak diharuskan orang Indonesia. Bahkan pekerja pendukung yang akan ikut membantu memasak untuk makan bagi para jemaah selama berada di Mekah juga harus warga Indonesia.

"Pengecekan hari ini secara umun sudah siap. Baik tenaga kerja, bahan baku dan bahan segar yang baru bisa disiapkan dekat pelaksanaan pelayanan," kata Evi kepada tim Media Center (MCH) 2017 yang ikut melakukan peninjauan.

Dijelaskan Evy, untuk musim haji tahun ini ada 28 perusahaan katering yang akan melayani jemaah. Perusahaan ketering paling besar akan melayani 28.000 jemaah. sementara yang paling redah akan melayani 400 jemaah. Secara bertahap peninjauan akan dilakukan hingga mendekati waktu kedatangan jemaah.

"Perusahaan ada 28, yang terbesar layani  24 ribu jemaah dan yang rendah layani 4 ribu jemaah," katanya.

Saat meninjau dapur katering Al Salami, terlihat sejumlah alat memasak dalam ukuran besar telah dipersiapkan. Juru masak utama Al Salami, Suparman adalah warga Indonesia yang berasal dari Kota Bogor, Jawa Barat.

Selama melayani jemaah, Suparman akan dibantu dua asisten yang juga warga Indonesia dan lebih dari 15 orang asisten yang merupakan warga pendatang yang lama menetap di Arab Saudi.

Sesuai kontrak yang telah disepakati, katering Al Salami akan menyajikan masakan dengan selera nusantara. Seperti ayam lada hitam, ayam panggang, rendang, dan dua menu baru yang wajib disiapkan, tempe bacem maupun tempe goreng dan juga ikan teri.

"Yang bantu saya di dapur ada 20 orang-orang lokal. Akan ada menu ikan teri dan kami sudah stok 30 kilogram," katanya.

Sementara di dapur katering Sofaraa Altamyoz, terlihat juga perlengkapan masak dan bahan makan telah disiapkan. Pemanas makanan di dapur ini juga sudah mulai dipersiapkan.

Menurut salah satu juru masak bernama Imam Riswan, ada dua juru masak utama yang akan memandu 60 tim dapur untuk memasak kebutuhan bagi jemaah haji.

Seperti diketahui, jemaah haji akan mulai masuk ke Kota Mekah pada 6 Agustus 2017. Secara bertahap jumlaah jemaah yang harus dilayani mencapai 204.000 jemaah. Selama di Mekah, jemaah akan mendapat jatah makan dua kali dan satu kali makanan ringan sebagai sarapan
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar