Minggu, 30 April 2017

Badrya Berjuang agar Bisa Kuliah ,ia tak Ingin Nikah Usai Lulus SMK

  

Badrya Berjuang agar Bisa Kuliah ,ia tak Ingin Nikah Usai Lulus SMK,

Tidak menginginkan dinikahkan selesai lulus SMK, Badrya Soleha mencari info sekitar kuliah di perguruan tinggi sampai pada akhirnya di terima di Program Studi D3 Manajemen Pemasaran Kampus Negeri Yogyakarta (UNY).

Lihat keadaan sang bapak yang bekerja sebagai penjual kerupuk bawang keliling, serta tidak dapat membiayai kuliahnya, Badrya juga turut dalam seleksi beasiswa Bidikmisi serta lolos.

“Sebagian tetangga kurang mensupport. Seakan keluarga dengan ekonomi tak dapat tak bisa menyekolahkan anaknya ke bangku kuliah. Karenanya, saya tetaplah menginginkan kuliah, dengan harapan skala kehidupan keluarga kami semakin lebih baik, ” ucap Badrya seperti ditulis dari laman UNY, Minggu (30/4/2017).

Untuk menaikkan cost keperluan hidup sepanjang kuliah, ia berjualan donat serta bekerja paruh saat. " Saya pernah berjualan donat, saya juga bekerja terlepas dengan cara paruh saat di perusahaan-perusahaan on-line yang memerlukan entry data. Hingga saat ini masih tetap saya lakoni, ” sambung Badrya.

Sepanjang melakukan perkuliahan, putri sulung pasangan Sunaryo (45) serta Martimah (41) itu aktif di Himpunan Mahasiswa D3 FE UNY serta Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM).

Pemegang moto ‘man jadda wajada’ (barangsiapa bersungguh-sungguh, pastinya akan sukses) itu sharing panduan supaya berhasil melakukan perkuliahan sampai lulus mencapai IPK 3, 86.

“Dalam belajar, saya seringkali pada malam hari. Umumnya pada jam 7 hingga jam 10. Belajar berbarengan rekan akan menaikkan semangat serta pemahaman kita dengan tambah baik, ” tutur alumni SMKN 1 Ponorogo itu.

“Selesaikan pekerjaan lebih dahulu, baru sisakan lain waktu untuk belajar, berorganisasi, atau bekerja. Tingkatkan IPK juga, karna sekurang-kurangnya, IPK dapat mengantar kita hingga ke meja wawancara, ” tutur Badrya.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar