Senin, 23 Oktober 2017

Kemendikbud Dorong Pemerataan Pendidikan yang Berkualitas Terkait IPM yang Terus Meningkat

Kemendikbud Dorong Pemerataan Pendidikan yang Berkualitas Terkait IPM yang Terus Meningkat
Tiga th. pemerintahan Presiden Joko Widodo serta Wakil Presiden Juiceuf Kalla (Jokowi-JK) membawa penambahan pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dari 68, 9 di th. 2014 jadi 70, 7 di th. 2017. 

“Pertumbuhan IPM pada periode 2015-2016 menjangkau 0, 91 point, dimana angka itu lebih tinggi dari rata-rata perkembangan IPM periode 2010-2015 yang cuma menjangkau 0, 78 point. Atas capaian itu, pada th. 2016 untuk pertama kalinya Indonesia jadi negara dengan kelompok High Human Development, ” diterangkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia serta Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dalam jumpa pers dengan topik “Pemberdayaan serta Keberpihakan untuk Menangani Ketimpangan”, yang berjalan di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (23/10). 

Peran pendidikan dalam penambahan IPM itu bisa diliat lewat penambahan rata-rata keinginan lama sekolah dari 12, 39 th. di th. 2014, jadi 12, 72 th. pada th. 2016. Diluar itu, rata-rata lama sekolah masyarakat umur 25 th. ke atas yang bertambah dari 7, 73 th. jadi 7, 95 th.. Bila dihitung semua masyarakat umur dewasa (15 th. ke atas), rata-rata lama sekolah bertambah dari 8, 07 th. di th. 2012, jadi 8, 42 th. 2016. 

Pemerataan Akses Berkualitas 

Menteri Pendidikan serta Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menerangkan efek positif Program Indonesia Pandai (PIP) pada penambahan angka partisipasi serta berkurangnya jumlah anak putus sekolah. 

" Pertolongan siswa miskin yang dulu mengarah 9 juta siswa, sekarang ini lewat Program Indonesia Pandai mengarah 17, 9 juta siswa yang datang dari keluarga tidak dapat penerima Program Keluarga Keinginan atau PKH, " tutur Mendikbud dalam jumpa pers dengan dalam rencana tiga th. pemerintahan Jokowi-JK di Bina Graha, Jakarta, Senin (23/10). 

Terhitung hingga bln. Oktober, penyaluran PIP th. 2017 menjangkau 75, 3 % dengan capaian teratas untuk siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) sebesar 78, 5 %. Sekolah menengah atas (SMA) menjangkau 75, 9 %, sekolah menengah pertama (SMP) sebesar 74, 3 %. Sedang untuk sekolah basic (SD) sebesar 75, 1 %. 

" KIP yang kita berikan sekarang ini dapat juga dipakai di ATM. Kita selalu lakukan sosialisasi serta percepatan pencairan di beberapa daerah, bekerja sama juga dengan pemerintah daerah, " ungkap Mendikbud. 

Ditambahkan Muhadjir, th. ini Kemendikbud membidik lebih dari 200 ribu anak diluar sekolah dapat memperoleh Kartu Indonesia Pandai (KIP) serta terserap di jalur pendidikan nonformal. " Prosedurnya tidak rumit. Kita permudah untuk anak di jalanan untuk mendaftar di PKBM supaya memperoleh faedah PIP, " kata Mendikbud. 

Jadi usaha tingkatkan pemerataan yang berkwalitas, Kemendikbud sudah menggelindingkan kebijakan zonasi sekolah di th. 2017. Ketentuan Mendikbud nomor 17 th. 2017 mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mendorong penambahan akses pada service pendidikan 12 th., dan menyingkirkan kesenjangan partisipasi pendidikan pada yang kaya serta yang miskin. " Tidak bisa sekali lagi ada sekolah favorite serta tidak favorite. " terang guru besar Kampus Negeri Malang itu. 

Dalam tiga th. paling akhir, pemerintah membuat 1. 191 sekolah baru, 239 sekolah satu atap, 52 SMP berasrama, 22 asrama untuk pendidikan spesial serta service spesial. Afirmasi fasilitas prasarana hingga 2017 sudah membuat 27. 671 ruangan kelas baru, 4. 649 perpustakaan, 6. 419 ruangan praktek/laboratorium, serta 379 ruangan unit kesehatan sekolah (UKS). Diluar itu pemerintah bekerja sama juga dengan pemerintah daerah sudah merehabilitasi 67. 253 ruangan belajar di beberapa lokasi tanah air. 


SMK Untuk Produktivitas serta Daya Saing 

Revitalisasi pendidikan kejuruan serta ketrampilan dikerjakan dengan penerbitan peta jalan sesuai sama amanat Instruksi Presiden nomor 9 th. 2016. Peta jalan revitalisasi SMK mendorong terjadinya hubungan yang baik pada dunia pendidikan dengan dunia industri. " Tujuh % kurikulum SMK itu yang memastikan industri. SMK mesti miliki hubungan kerja sama yang erat dengan industri, " terang Mendikbud. 

S/d 2017, Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan (Kemendikbud) sudah melatih 12. 740 guru supaya jadi guru produktif, merekrut 15. 000 guru Program Ketrampilan Ganda, dan menyesuaikan kurikulum SMK sesuai sama keperluan dunia usaha serta dunia industri (DUDI) serta Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). 

Kerja sama dunia pendidikan dengan industri selalu dikerjakan. Terdaftar sejumlah 3. 574 industri sudah bekerja sama juga dengan SMK. Sejumlah 421 SMK jadi instansi sertifikasi profesi pihak satu (LSP-P1), 6 Pusat Pengembangan serta Pemberdayaan Pendidik serta Tenaga Kependidikan (PPPPTK) sudah jadi LSP pihak dua (LSP-P2). Serta sekarang ini ada 1. 304 Instansi Pelatihan jadi tempat uji komperensi (TUK). 

Pengembangan bidang prioritas nasional lewat penyiapan tenaga trampil selalu dikerjakan pemerintah. Terdaftar sejumlah 89 SMK bagian Kelautan/Kemaritiman, 116 SMK bagian Pariwisata, serta 132 SMK bagian Pertanian sudah dibuat selama 2015 hingga 2017. 

Prestasi Indonesia didalam bagian kejuruan serta ketrampilan sudah disadari dunia. " Tim SMK Indonesia mencapai 1 perak, 1 perunggu serta 12 medallion for excellent dalam World Skill Competition (WSC) 2017 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Kekuatan Indonesia dalam kejuruan yang tertinggi diantara negara-negara di ASEAN, " tutur menteri Muhadjir.

Sumber: Kementrian Pendidikan dan Pariwisata
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar